Menanam Sayur, Bunga, Buah serta Tanaman Obat di Rumah. Bikin kebun dirumah dengan Ketahanan Pangan. Yay!
Senin, 20 Oktober 2014
Video: How to Polinate Butternut Waltham
Jadi dengan memastikan polenisasi secara manual begini kita akan mendapat hasil panen yang lebih pasti. Karena nggak bisa setiap hari nungguin lebah datang kan? So we do it out self! :D Dikawinkan secara manual menggunakan tangan manusia membawakan serbuk sari bunga jantan pada putik reseptor bunga betina butternut waltham.
Mudah kok. Dan seperti playing God.. pada labu. :p hahaha. Ah aneh2 saja.
Selamat menonton videonya.
Penampilan bunga betina butternut waltham ditandai dengan adanya benjolan dibagian bawah bunga butternut. Penampilannya tampak seperti buah mini. Namun jangan terkecoh, itu hanya bakal buah. Harus dipolenisasi supaya bakal buah itu menjadi fertil.
Bunga jantannya sendiri ditandai dengan stem yang panjang langsing pada bunganya. Jadi tidak ada benjolan pada pangkal bunganya.
Perbedaan lainnya yang signifikan adalah bunga lelaki mempunyai serbuk sari. Sedang bunga betina hanya mempunyai reseptor putik.
Selasa, 14 Oktober 2014
Buah Butternut Waltham
Butternut ini tumbuh sangat memanjang. Pernah terpikirkan ini jenis yang tidak akan produktif berbuah. Karena kemana arah dia menjalar, tampak kekurangan sinar semua. Tapi ternyata berbuah juga.
Tampaknya buah butternut itu bisa berkembang besar karena terkena panas yang pas. Setelah menjalar kemana mana mencari panas, kebetulan bunga betinanya berhenti ditempat yang pas dapat panas. Atau pas kebetulan Surabaya sangat panas dibulan Oktober 2014 ini. Jadi dia bisa berkembang. Yay ♥
Cukup lumayan ya besarnya? Pot adenium itu besarnya kurang lebih 30 cm, jadi okelah untuk ukuran butternut yang terlemah dari patchnya. Should see all the sucker vines yang enggak aku potong juga tuh. Gak rapi sama sekali pokoknya dan tampak meragukan. Hehehehe.
Cukup suka dengan menanam butternut waltham ini. Buahnya lucu seperti bohlam... bisa besar juga. Rasanya? Katanya lebih manis sekali dibanding labu2 yang lain lho.
Senin, 13 Oktober 2014
Bunga Jantan Dan Betina Butternut Waltham
Bunga Butternut Waltham sangat indah. Warnanya kuning terang, kelopaknya sangat besar. Seperti bunga Alamanda. Hanya bedanya bunga butternut mekar selama 3 jam saja di pagi hari.
Lihat betapa indahnya ya bunga butternut waltham. Hipnotic.
Itu sesaat sebelum saya kawinkan ke bunga betina butternut waltham. Untuk gambar yang lebih jelas beda antara bunga jantan dan betina nanti akan saya update ya. Sebenarnya mudah kok membedakannya. Yang betina akan mempunyai pantat yang seksi dibagian bawah bunganya. Sementara yang jantan akan lurus saja tanpa punya pantat. Untuk foto bagian perpantat'an ini di update diposting lain ya.
Sementara dari Gambar yang ada ini, yang bisa kita pelajari adalah bunga diatas adalah yang jantan, kemudian yang dibawah adalah yang betina. Yang jantan mempunyai serbuk sari seperti es lilin alias hanya satu ujung bendulan saja di atas bunganya - polen nya. Sementara yang betina seperti ada 5 reseptor penerima serbuk sari. Lihat, jelas kan?
Nah kita nikmati lagi indahnya bunga butternut waltham ini. ♥
Belajar Menanam Butternut Waltham - Update 3
Jadi setelah beberapa lama tidak update blog mengenai butternut squash ini sebenarnya ada beberapa perkembangan yang terlewat. Seperti butternut yang berbuah lebat, lucu menggelantung-gelantung banyak dipagar. Dan kemudian kabar buruknya datang, it snapped. Not because of fhe wind. Tapi batang butternut saya patah karena kejatuhan buah pepaya yang sedang disenggek si mbok dirumah. Huuuuukss...
Tuh lihat, lucu dan unyu2 kan? Yep, that fruit is no longer exist. Udah kejatuhan buah pepaya. Hehehe. Bila dipikir2 sedikit lucu tragis sihh. Buah pepaya yang harganya 10 ribuan bisa membunuh sebuah butternut yang setengah slice nya bisa seharga 75 ribuan. And didn't I mention? Ada 6 buah butternut dalam satu vine butternut itu. Ouch.
Sakitnya tuh disiniiiiii.....
Nah itulah dia foto butternut imut yang terpaksa layu sebelum berkembang. Oh well... saya udah nanam batch berikutnya lagi kok.
Rabu, 02 Juli 2014
Update Butternut Waltham
Karena bisa kuntet kalau telat mindah. Terus pertumbuhannya bisa jadi lambat deh ntaar... kalau butternut yang ini sepertinya aman deh. Tidak kuntet dan segar.
Senin, 09 Juni 2014
Menanam Butternut Waltham Dari Biji
Menanam Butternut Waltham ternyata sangat menyenangkan. Bagaimana tidak, ditanam tanggal 7 Juni 2014, tanggal 9 Juni 2014 kemarin sudah nyeprout. Besok paginya tanggal 10 Juni ini baru saya foto. Jadi dalam dua hari saja dia sudah 'bergerak'.
Perlakuan penyemaiannya hanya saya taruh di tray pembibitan yg dicampur kompos dan tanah. Kemudian saya angin-anginkan di balkon belakang yang hanya terkena matahari pagi maksimal sampai jam 9. Oya ada perlakuannya sebelum saya taruh tray pembibitan, saya rendam dahulu di air yang saya beri pupuk yang ada efek mempercepat pembibitan. Sehari semalam saya rendam. Ya mungkin itu rahasianya. Hehe.
Beberapa orang mungkin akan mengatakan rendam selama 3 jam saja, 6 jam saja, 12 jam saja.. kalau saya udah biasa sehari dua hari. Kebetulan yang butternut waltham ini sehari aja. Pas lagi ngga seberapa males.
Mengapa butternut waltham ini yang saya pilih? Berdasar riset, saya baca-baca butternut waltham ini kuat dalam cuaca sangat panas. Bisa sampai 35 derajat celcius preferable environmentnya. Wuow! Cocok banget buat surabaya nih. Puanas banget disini gitu loowh..
Alasan lainnya mengapa saya pilih butternut? Karena ketika saya tengok di Ranch Market... kalau saya nggak salah intip. Separu potongan buah butternut waltham.. harganya 75rebu! Errrr.... helow.. kayanya mending eksperimen nanam dulu deh. We'll seee. :D